Matematika adalah ilmu
yang berkaitan erat dengan penghitungan dan angka-angka numerik. Psikologi
adalah ilmu yang mempelajari tentang manusia, perilaku, mental dan
perkembangannya. Melalui penggunaan
penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari
pencacahan, perhitungan, pengukuran, dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan
pergerakan benda-benda fisika. Matematika selalu berkembang, contoh di Cina pada
tahun 300 SM, di India pada tahun 100 M, dan di Arab pada tahun 800 M, hingga
zaman Renaisans, ketika temuan baru matematika berinteraksi dengan penemuan
ilmiah baru yang mengarah pada peningkatan yang cepat di dalam laju penemuan
matematika yang berlanjut hingga kini.
Matematika digunakan di
seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu
alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi.
Seperti ilmu matematika dan psikologi. Secara umum definisi matematika adalah
ilmu yang berkaitan erat dengan penghitungan dan angka-angka numerik.
Sedangkan, psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang
manusia, perilaku, mental serta perkembangannya. Memang sulit untuk memahami
bagian mana yang terkait di antara kedua ilmu tersebut.
Dalam matematika, himpunan adalah
segala koleksi benda-benda tertentu yang dianggap sebagai satu kesatuan. Teori
Himpunan, yang baru diciptakan pada akhir abad ke-19, sekarang merupakan bagian
yang tersebar dalam pendidikan matematika yang mulai diperkenalkan bahkan sejak
tingkat sekolah dasar. Teori ini merupakan bahasa untuk menjelaskan matematika
modern. Teori himpunan dapat dianggap sebagai dasar yang membangun hampir semua
aspek dari matematika dan merupakan sumber dari mana semua matematika
diturunkan.
A = {Jakarta, Medan, Surabaya}
B = {8, 9, 10, 11}
C = {sensorik-motor,
pra-operasional, operasional konkrit, operasional formal}
Dalam materi himpunan
ini kita mengenal Diagram Venn. Diagram yang digunakan untuk menggambarkan
hubungan antara himpunan-himpunan. Sebagai bagian ilmu matematika,diagram Venn
ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1880 oleh John Venn untuk menunjukkan
hubungan sederhana dalam topik-topik di bidang
logika,probabilitas,statistik,linguistik dan ilmu komputer. Diagram Venn
membantu penggambaran psikologis suatu himpunan/kelompok.
Sumber :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar